Inews Puruk Cahu – Gubernur Kalimantan Tengah kembali menegaskan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Murung Raya, terutama di wilayah pedalaman dan terpencil. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja ke daerah tersebut, yang sekaligus menjadi kesempatan bagi Gubernur untuk melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan di lapangan.
Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh timpang antarwilayah, baik di kota maupun pelosok. “Anak-anak di Murung Raya harus mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Pemerintah daerah harus terus memperhatikan ini,” ujar Gubernur.
Sekolah Terpencil Butuh Fasilitas Layak
Menurut Gubernur, banyak sekolah di wilayah pedalaman Murung Raya masih membutuhkan peningkatan sarana, seperti ruang kelas yang layak, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas pendukung seperti asrama dan jaringan internet.
“Guru sudah berusaha maksimal, tetapi tanpa fasilitas yang memadai, proses belajar mengajar tidak bisa optimal. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Selain gedung sekolah, beberapa sekolah juga masih kekurangan peralatan praktik untuk mata pelajaran sains, komputer, dan keterampilan.
Komitmen Pemprov dan Pemkab untuk Peningkatan Pendidikan
Dalam kunjungannya, Gubernur memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk memetakan kebutuhan prioritas di sektor pendidikan.
Bupati Murung Raya menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan siap menindaklanjuti melalui penganggaran daerah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah memiliki fasilitas minimal yang mendukung pembelajaran. Daerah pelosok jadi perhatian utama,” katanya.
Pemerintah juga akan memperkuat kerja sama dengan pihak swasta dan lembaga pendidikan untuk mempercepat pemenuhan fasilitas sekolah.

Baca juga: Murung Raya Kirim 120 Kafilah pada MTQH XXXIII Tingkat Provinsi
Dorongan untuk Perbaikan Kualitas Guru
Selain sarana fisik, Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru melalui pelatihan, sertifikasi, dan pemerataan distribusi tenaga pendidik. Banyak sekolah terpencil yang masih kekurangan guru berstatus ASN maupun guru dengan kompetensi sesuai bidang.
“Guru adalah ujung tombak. Kita harus pastikan mereka mendapat pelatihan dan insentif yang memadai, khususnya yang bertugas di wilayah terpencil,” ujar Gubernur.
Program perekrutan guru kontrak daerah dan pemberian tunjangan khusus terus didorong agar distribusi tenaga pendidik lebih merata.
Peran Teknologi dalam Pendidikan
Dalam era digital, Gubernur juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi, termasuk internet dan perangkat belajar berbasis digital, untuk memperluas akses pendidikan. Namun hingga kini, beberapa sekolah di Murung Raya masih kesulitan mendapatkan jaringan internet stabil.
“Kita tidak ingin ada anak yang tertinggal karena akses teknologi terbatas. Ini harus dicari solusinya, baik melalui pembangunan BTS maupun penyediaan fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya.
Masyarakat Harapkan Perubahan
Masyarakat Murung Raya menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah provinsi. Beberapa orang tua berharap agar perbaikan fasilitas sekolah dapat segera direalisasikan.
“Kami ingin anak-anak bisa belajar di tempat yang layak. Banyak sekolah di desa masih kekurangan meja, kursi, dan buku,” ungkap seorang warga.
Komitmen pemerintah diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam waktu dekat.
Pemerintah Bertekad Wujudkan Pemerataan Pendidikan
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh terpusat di kota besar saja. Dengan meningkatkan sarana pendidikan di Murung Raya, pemerintah berharap dapat memperkecil ketimpangan dan menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh anak di Kalimantan Tengah.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita harus bekerja bersama agar generasi muda kita memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.















