Inews Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral, yang digelar di Aula Bappedalitbang Mura pada Rabu.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mura, dengan fokus pada peningkatan kompetensi dalam pengelolaan data sektoral berbasis digital sesuai standar Satu Data Indonesia (SDI).
Dorong Penguatan Data Berbasis Teknologi
Dalam sambutannya, perwakilan Bappedalitbang Mura menegaskan bahwa penguasaan statistik sektoral merupakan pondasi penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Era digital menuntut data yang akurat, mutakhir, dan mudah diakses. Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM kita agar mampu mengelola data secara profesional,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa statistik sektoral memegang peran besar dalam menyusun perencanaan yang tepat sasaran, mulai dari evaluasi kebijakan hingga pengambilan keputusan yang berbasis bukti (evidence-based policy).
Bimtek Hadirkan Narasumber dari BPS
Untuk memastikan kualitas pelatihan, Pemkab Mura menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang berkompeten dalam bidang statistik sektoral.
Para peserta dibekali materi tentang:
-
Mekanisme pengumpulan data sektoral
-
Standarisasi metadata
-
Pengelolaan data berbasis aplikasi
-
Teknik validasi data
-
Integrasi data sektoral dalam portal Satu Data Indonesia
Narasumber BPS menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS sangat penting agar data yang dihasilkan berbagai OPD dapat tersinkronisasi serta memenuhi standar nasional.
“Data sektoral bukan sekadar angka. Ia harus memiliki kualitas, konsistensi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Itulah esensi dari Satu Data Indonesia,” jelasnya.

Baca juga: Rakornas Inflasi 2025, Pemkab Mura Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Tingkatkan Kapasitas Operator OPD
Peserta Bimtek mengaku kegiatan ini sangat membantu, terutama untuk operator data yang selama ini berhadapan langsung dengan proses input, pengolahan, dan verifikasi data.
Salah satu peserta dari Dinas Pendidikan mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya metadata sebagai pendamping data.
“Selama ini kami fokus pada data angka saja. Ternyata deskripsi metadata sangat penting agar data bisa dipahami dan ditelusuri dengan jelas,” katanya.
Dukung Transformasi Digital Pemkab Mura
Pemkab Mura tengah mendorong berbagai sektor menuju digitalisasi, termasuk dalam sistem informasi pembangunan daerah. Keberadaan SDM yang mampu mengelola statistik sektoral dianggap sangat krusial dalam mendukung transformasi tersebut.
Perwakilan Bappedalitbang menuturkan bahwa Pemkab Mura telah menargetkan peningkatan kualitas data secara menyeluruh agar dapat mendukung pembangunan berbasis digital.
“Ini bukan kegiatan seremonial. Kita ingin SDM yang benar-benar menguasai teknis statistik sehingga data yang dihasilkan OPD bisa dipakai dalam penyusunan RPJMD, RKPD, hingga evaluasi tahunan,” katanya.
Optimalkan Portal Satu Data Mura
Melalui Bimtek ini, Pemkab Mura menargetkan setiap OPD semakin aktif memperbarui data sektoralnya ke dalam portal Satu Data Kabupaten Murung Raya.
Dengan sistem yang terintegrasi, data sektoral diharapkan dapat diakses lebih mudah oleh OPD dan masyarakat, serta mendukung keterbukaan informasi publik.
“Portal Satu Data Mura akan menjadi pusat data pembangunan. Karena itu, OPD harus memahami cara kerja dan mekanismenya,” tegas penyelenggara.
Penutup: Komitmen Mura Tingkatkan Kualitas Birokrasi
Di akhir kegiatan, panitia menekankan bahwa penguatan SDM digital merupakan salah satu prioritas Pemkab Mura dalam menciptakan birokrasi modern.
Dengan adanya Bimtek Statistik Sektoral ini, pemerintah berharap seluruh OPD dapat lebih profesional, responsif, dan adaptif dalam mengelola data, sehingga penyusunan pembangunan daerah menjadi lebih tepat sasaran dan akuntabel.















