Inews Puruk Cahu — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali meluncurkan gerakan operasi pasar sembako gratis sebagai langkah konkret meringankan beban masyarakat, terutama kelompok kurang mampu yang terdampak naik turunnya harga kebutuhan pokok. Program ini digelar secara serentak di sejumlah kabupaten/kota dan mendapat sambutan antusias dari warga.
Operasi pasar ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pangan dan memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Difokuskan untuk Kelompok Rentan dan Warga Berpenghasilan Rendah
Bantuan sembako gratis menyasar warga dengan kategori rentan, seperti pekerja sektor informal, lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga berpenghasilan rendah. Setiap paket sembako berisi beras, minyak goreng, telur, gula pasir, serta kebutuhan dapur lainnya.
Dalam beberapa titik pembagian, pemerintah daerah bekerja sama dengan kelurahan, RT/RW, hingga organisasi sosial untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan warga.
“Kami memastikan seluruh paket bantuan diterima mereka yang benar-benar membutuhkan. Ini komitmen kami menjaga kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu pejabat Pemprov Kalteng yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dukungan Pemkab dan Pemkot Perkuat Jangkauan Program
Pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah turut menerjunkan aparat dan relawan untuk membantu pendataan serta memperluas jangkauan distribusi. Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kapuas, Barito Selatan, dan Pulang Pisau menjadi beberapa wilayah yang aktif melaksanakan operasi pasar.
Di beberapa lokasi, pembagian sembako gratis juga digabungkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga penyuluhan gizi bagi keluarga.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai meningkatkan efektivitas program serta memperkuat pendekatan pelayanan langsung kepada warga.

Baca juga: Program JKN bantu peserta BPJS jalani kelahiran anak pertama
Respons Warga: Meringankan Beban Kebutuhan Harian
Warga menyambut baik pelaksanaan operasi pasar sembako gratis. Sebagian dari mereka mengaku terbantu karena harga pangan belakangan ini cenderung berfluktuasi dan menyulitkan kelompok masyarakat yang bergantung pada pendapatan harian.
“Alhamdulillah sangat membantu kami. Harga-harga sekarang naik turun, jadi paket sembako ini sangat berarti,” ujar Siti, warga Palangka Raya yang menerima bantuan.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya titik pembagian, meski penyelenggara tetap mengatur alur antrean guna memastikan kegiatan berlangsung tertib.
Upaya Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Selain membantu warga kurang mampu, operasi pasar sembako juga berfungsi untuk mengendalikan harga di pasaran. Ketika pemerintah menyediakan kebutuhan pokok secara gratis atau dengan harga sangat murah, pedagang cenderung menahan diri untuk tidak menaikkan harga secara signifikan.
Pemprov Kalteng menegaskan bahwa operasi pasar akan terus digelar secara berkala, terutama menjelang hari besar keagamaan, musim paceklik, atau saat harga pangan mengalami lonjakan.
Kolaborasi dengan Bulog dan Distributor Lokal
Gerakan ini juga didukung oleh Perum Bulog dan sejumlah distributor lokal yang menyalurkan logistik sembako dalam jumlah besar. Kerja sama ini memastikan ketersediaan stok mencukupi dan distribusi berjalan tanpa hambatan.
Bulog bahkan menurunkan tim langsung ke lapangan untuk memantau kebutuhan warga dan menjaga agar tidak terjadi kekosongan komoditas di pasar.
Bentuk Komitmen Kalteng untuk Kesejahteraan Warga
Melalui gerakan operasi pasar sembako gratis, Pemprov Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah. Pemerintah berharap program ini dapat mengurangi beban kebutuhan pokok sekaligus menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
Penutup
Gerakan operasi pasar sembako gratis di Kalimantan Tengah menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan. Dengan kolaborasi pemerintah daerah, Bulog, dan berbagai pihak, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang luas bagi warga Kalteng.















