Inews Puruk Cahu – Setelah menuntaskan pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, tokoh muda Kalimantan Tengah, Fairidi Naparin, kini bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan Kota Palangka Raya. Pendidikan strategis tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi Fairidi untuk memperkuat visi kepemimpinan dan mempercepat pembangunan daerah ke arah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.
Lulus dari Lemhannas, Modal Besar untuk Kepemimpinan Daerah
Lemhannas merupakan institusi yang hanya dapat diikuti oleh figur-figur yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan tinggi dan pengaruh strategis di daerah maupun nasional.
Fairidi mengatakan bahwa pendidikan di Lemhannas telah memberinya perspektif baru mengenai tata kelola pemerintahan, ketahanan nasional, geopolitik, hingga strategi pembangunan jangka panjang.
“Pendidikan ini membuka cakrawala saya bahwa pembangunan daerah harus dilihat secara lebih menyeluruh, bukan hanya pada satu sektor. Ada aspek sosial, ekonomi, budaya, dan keamanan yang semua harus bergerak selaras,” ujarnya selepas upacara penutupan.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh tidak hanya sebatas teori, tetapi juga praktik kepemimpinan dan simulasi penanganan krisis yang relevan untuk memajukan daerah seperti Palangka Raya.
Siapkan Lompatan Pembangunan Palangka Raya
Usai menyelesaikan pendidikan tersebut, Fairidi menegaskan bahwa ia telah menyiapkan sejumlah rencana strategis untuk mendorong transformasi pembangunan di Palangka Raya. Kota ini disebut memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan di Kalimantan Tengah, terlebih dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan memberikan efek domino bagi wilayah sekitarnya.
“Palangka Raya tidak boleh tertinggal. Kota ini punya posisi strategis sebagai masa depan Kalimantan. Harus ada percepatan pembangunan yang terukur, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Beberapa fokus pembangunan yang ia soroti antara lain:
-
Peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan dan kawasan pinggiran,
-
Pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis digital,
-
Penguatan ketahanan lingkungan dan tata ruang berkelanjutan,
-
Peningkatan kualitas layanan publik,
-
Pengembangan SDM generasi muda yang kompetitif.

Baca juga: Legislator Gumas tekankan edukasi anti perundungan harus dimulai sejak dini
Warga Beri Dukungan, Harapkan Perubahan Nyata
Selesainya pendidikan Fairidi di Lemhannas juga mendapat apresiasi dari berbagai tokoh masyarakat dan akademisi di Palangka Raya. Banyak yang menilai bahwa kota ini membutuhkan sosok pembaharu yang memiliki visi kuat dan kemampuan teknokratis.
“Beliau salah satu figur yang punya komitmen kuat untuk pembangunan Palangka Raya. Dengan pengalaman barunya dari Lemhannas, kami berharap akan ada gebrakan signifikan,” ujar salah satu tokoh adat setempat.
Warga menilai kehadiran pemimpin dengan perspektif nasional dan kemampuan strategis sangat diperlukan agar Palangka Raya mampu bersaing dengan daerah lain yang sedang tumbuh pesat.
Optimisme untuk Masa Depan Kota Cantik
Fairidi menegaskan bahwa ia akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta pemerintah daerah untuk mewujudkan visi besarnya. Ia percaya bahwa Palangka Raya memiliki modal kuat untuk menjadi kota yang maju, hijau, dan berdaya saing tinggi.
“Ini bukan tentang ambisi pribadi, tapi tentang bagaimana kita bersama-sama membangun masa depan Palangka Raya. Saya siap, dan saya yakin masyarakat juga siap bergerak maju,” tutup Fairidi.
Dengan selesainya pendidikan Lemhannas, publik kini menantikan langkah konkret yang akan diambil Fairidi dalam mendorong perubahan dan percepatan pembangunan di Kota Cantik.















