Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO
Berita  

Wali Kota Palangka Raya dorong pelaku UMKM kuliner perkuat inovasi dan daya saing

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#
BRIMO

Inews Puruk Cahu – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, agar memperkuat inovasi, kualitas produk, dan daya saing di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Pernyataan tersebut disampaikan Fairid saat menghadiri kegiatan Festival Kuliner dan UMKM Palangka Raya 2025, yang digelar di kawasan Taman Pasuk Kameloh, Kamis (16/10). Acara ini diikuti lebih dari 100 pelaku usaha kuliner dari berbagai kecamatan di Kota Palangka Raya.

Dorongan untuk Terus Berinovasi

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan bahwa sektor kuliner merupakan salah satu tulang punggung ekonomi kreatif di daerah, karena mampu menyerap tenaga kerja dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“UMKM kuliner harus terus berinovasi, baik dari sisi cita rasa, kemasan, maupun strategi pemasaran. Kita tidak bisa hanya mengandalkan produk yang enak, tetapi juga harus punya keunikan dan nilai tambah yang menarik bagi konsumen,” ujar Fairid.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha, mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, bantuan perizinan, hingga fasilitasi pemasaran digital.

“Pemkot Palangka Raya melalui Dinas Koperasi dan UMKM akan memperluas program pendampingan agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tapi juga mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Pemerintah Fasilitasi Akses Digital dan Perizinan

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Palangka Raya, Siti Rahmah, menuturkan bahwa saat ini Pemkot tengah fokus membantu UMKM beradaptasi dengan era digital melalui program Digitalisasi UMKM 2025.

Melalui program tersebut, pelaku usaha dibekali pelatihan pemasaran online, manajemen keuangan digital, hingga branding produk lokal agar lebih dikenal di marketplace nasional.

“Kami juga menyediakan layanan pendampingan untuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, karena hal ini penting agar produk kuliner kita bisa masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk retail modern,” kata Siti.

Selain itu, Pemkot juga bekerja sama dengan lembaga perbankan untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas usahanya.

Wali Kota Palangka Raya
Wali Kota Palangka Raya

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau optimalkan PAD perkebunan dan kehutanan

Pelaku Usaha Sambut Positif

Salah satu pelaku usaha kuliner, Rini Marlina, pemilik usaha keripik singkong “Lasa Snack”, mengaku senang dengan perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM.

Menurutnya, pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat membantu dalam meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.

“Dulu saya hanya jualan di pasar lokal, tapi setelah ikut pelatihan digital dari dinas, produk saya sekarang sudah bisa dipesan melalui toko online. Hasilnya meningkat hampir dua kali lipat,” ungkap Rini dengan antusias.

Ia berharap dukungan pemerintah tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga berlanjut ke promosi produk UMKM daerah melalui event-event berskala nasional.

Harapan Wali Kota: UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Wali Kota Fairid menekankan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kota Palangka Raya. Karena itu, Pemkot akan terus membangun ekosistem usaha yang kondusif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami ingin UMKM kuliner Palangka Raya tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Inovasi adalah kunci. Kami akan terus memberikan ruang dan dukungan agar pelaku usaha bisa tumbuh,” ujar Fairid.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan membeli produk-produk lokal agar roda ekonomi di daerah dapat berputar lebih cepat.

“Cintailah produk Palangka Raya. Karena dengan membeli produk lokal, berarti kita ikut membantu tetangga, keluarga, dan masyarakat kita sendiri untuk tumbuh dan sejahtera,” tutupnya.

Langkah Ke Depan

Ke depan, Pemerintah Kota Palangka Raya berencana meluncurkan “Pusat Kuliner Kreatif”, yang akan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM kuliner untuk berjualan sekaligus berkolaborasi menciptakan produk baru.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah dan menjadikan Palangka Raya sebagai salah satu kota kuliner unggulan di Kalimantan Tengah.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *